Friday, June 29, 2012

Pasar Buah (Agrowisata) di Magetan

Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kini memiliki pasar agrowisata. Pasar yang diresmikan Rabu (3/5/2012) ini bertujuan membuka akses bagi petani jeruk pamelo Magetan.
Bupati Magetan Sumantri mengatakan melalui pasar ini, petani diharapkan langsung menjual hasil panen ke konsumen tanpa melalui tengkulak. Sehingga harga yang diperoleh petani jauh lebih besar dibandingkan menjual kepada tengkulak.
Pasar agrowisata dibangun mulai 2010 dengan sumber pendanaan dari APBD Kabupaten Magetan. Biaya yang dihabiskan sekitar Rp 200 juta. Kabupaten Magetan merupakan sentra jeruk pamelo dengan produksi mencapai 30 juta buah per tahun (sumber: Kompas)

Melihat tulisan diatas,saya ikut bangga para pemimpin Kabupaten Magetan kita yang tercinya ini peduli dan memikirkan para petani jeruk di Kabupaten Magetan.
Kalau melihat kenyataannya seperti gambar di postingan ini, saya jadi heran apa sih yang dipikirkan oleh para pemimpin Kabupaten Magetan ini? seriuskah tekat para pemimpin Kabupaten Magetan kita ini?  layakkah 200 juta untuk menghabiskan proyek seperti ini? kenapa hanya pamelo, padahal jenis jeruk kan banyak? kenapa tidak di pasar sayur aja sekalian jadi pasar sayur dan buah, para pembeli yang belanja sayur sekalian bisa beli buah?!
Ya mudah mudahan pemimpin kita sungguh-sungguh melaksanakan program pengadaan pasar buah (agrowisata) di Magetan ini.
Ya mudah mudahan...
 Pasar Buah (Agrowisata) di Magetan...hem

6 komentar:

hemm iya yah... menurutku satu pasar saja dimaksimalkan. Misal pasar buah dicampur pasar sayur. Sekarang klo banyak pasar itu malah membingungkan. Psikologi pembeli itu adalah dalam sekali ke pasar, segala kebutuhan bisa langsung terbeli. Ndak harus pindah-pindah lagi.

Toko yang menjual aneka barang itu lebih disukai pembeli daripada toko yang hanya menjual satu barang. Menurutku sih :)

Salah satu produk unggulan Magetan adalah Jeruk Pamelo yang banyak ditanam di kawasan Betasuka (Bendo, Takeran, Sukomoro, Kawedanan). Tidak sedikit dana yang telah dikucurkan pemerintah untuk membantu para petani Jeruk Pamelo baik dari segi budidaya usaha tani, manajemen, sarana & prasarana, permodalan dan sebagainya. Tentu pembangunan Pasar Buah di Sukomoro ini yang terletak di jalur jalan utama yang dilewati bus pariwisata juga mendekatkan konsumennya pada sentra Jeruk Pamelo. Memang tidak mudah merintis suatu 'pasar' agar hidup dan berkembang banyak pengunjungnya. Karena itu perlu kerjasama semua pihak untuk merintisnya. Fasilitasnya perlu ditambah misalnya ada kamar mandi, WC yang bersih, mushola 'kecil' yang indah, tanaman peneduh yang rindang. Disamping itu produk Jeruk Pamelo yang dijual yang terbaik jangan sampai konsumen kecewa, layanan yang ramah. Disamping Jeruk Pamelo juga tersedia produk khas lainnya dari Magetan. Info yang menarik. Salam sukses buat admin gethukmagetan(dot)blogspot(dot)com.

Iya sobatku, klo saya belanja gitu biasanya ya suka toko yang serba ada, itu berlaku pada pelayanan publik. Pelayanan satu atap itu lebih nyaman dan cepat. Tanks masukannya

Betul sobatku, untuk merintis sebuah pasar memamang sulit, namun saya juga berharap di kota magetan ini ada paket wisata gitu, jadi tidak sia-sia dan kebingungan jikalau kita berlibur ke Magetan tercinta ini,salam sukses juga kepada anda.

di baliho pasar ada tulisan panen jeruk pamelo bulan april-juni...wah pasarnya ramenya apa cuma pas bulan itu saja ya mas bro? kl ga pas panen, jadi sepi donk. apa bisa dimanfaatkan untuk yang lainya juga ya :-)

Iya kan panennya bulan april - Juni. Maksudmu di gawe konser band ngono? setuju aku! jadi ben gak "Tinggal Sepi"...mantap!

Post a Comment

Etika Berkomentar di blog ini adalah:
1. No Spam
2. No Pornografi
3. No Gambling
4. Jangan menuliskan alamat url anda di dalam teks komentar

Mohon maaf apabila komentar anda tidak kami tampilkan atau kami hapus karena tidak sesuai dengan peraturan yang kami buat!.terima kasih atas kunjuangannya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More