Wednesday, August 29, 2012

Alat E-KTP Ngadat

Alat E-KTP Ngadat 
go to Magetan - Waktu ane googling ane mbaca berita di radar madiun on line bahwa proses pembuatan elektronik KTP (e-KTP) di Magetan kembali menemui masalah. Setelah alat perekam data bekas dari Kota Malang ngadat di Kecamatan Poncol, kali ini alat baru yang ditempatkan di Kecamatan Kota juga mengalami kendala serupa.

Beritanya sih Central Processing Unit (CPU) yang merupakan rangkaian dari komputer lemot. Sehingga hal ini menjadikan proses pendataan terkendala.  e-KTP Prosesnya lama. Untuk pengambilan sidik jari saja harus mengulang berkali-kali,kata Purwoko, salah seorang warga yang melakukan perekaman data, kemarin (16/6).
Dijelaskan, saat melakukan perekaman data, dia lebih lama dibanding peserta lain yang membutuhkan waktu rata-rata tidak lebih dari lima menit. Sementara, dirinya mengulang sejumlah perekaman. Mulai tanda tangan hingga dua kali dan pengambilan sidik jari yang berulang-ulang. Warga Desa Baron ini meminta agar proses perekaman data bisa dipercepat. Sehingga warga lain yang ingin merekam data tidak menunggu terlalu lama. 
Masruri, Camat Magetan saat dikonfirmasi tidak menampik jika alat barutersebut rusak. Pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut ke Dispendikcapil. Mengingat jumlah penduduk mengurus e-KTP di Kecamatan Kota mencapai 36.884. Alat itu semua baru, tapi CPU-nya memang rusak. Sementara ini kami pinjam (CPU) milik Dispendukcapil hingga CPU itu (yang rusak) bisa digunakan lagi,terangnya.

Ruri, sapaan akrabnya mengatakan, pengambilan data perekaman e-KTP di kecamatan Magetan sejak 3 Mei sampai saat ini sudah 9.577 orang. Meski begitu dia tetap berusaha menjaga target agar Desember nanti semua warga sudah memiliki e-KTP. Namun, jika target e-KTP jadi dimajukan November 2012, dia mengaku tidak yakin semua bakal tercover.Ya itu yang membuat kami ketar-ketir. Selama ini kami memberlakukan target harian. Kalau jadi dimajukan kami harus membuat perencanaan ulang dengan menambah jam kerja, terangnya. 

Sekda Kabupaten Magetan, Abdul Aziz dikonfirmasi mengaku belum mengetahui tentang kerusakan CPU perekam data e-KTP di Kecamatan Magetan. Saya belum mendapat laporan. Mungkin tidak sempat karena sudah bisa teratasi,Kata Abdul Aziz.
Menurutnya, alat e-KTP di Kecamatan Magetan dan Karas merupakan alat baru. Sedangkan 16 Kecamatan yang lain diakuinya hasil relokasi dari daerah lain. Meski begitu, lanjutnya, sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan terkait kendala serius. Mengingat dia mengistruksikan plt kepala Dispendukcapil untuk melaporkan capaian perekaman data.  Memang yang 16 (kecamatan) itu relokasi tapi masih bisa digunakan,urainya. 
Pihaknya menargetkan awal November perekaman data untuk e-KTP rampung. Sehingga ada tenggang waktu sebulan untuk menyelesaikan warga yang belum melakukan perekaman data. Kami akan pacu agar selesai awal November, urainya. (sumber: .radarmadiun.co.id )

Ya mudah mudahan segera lancar proses pembuatan e KTP nya, pengambilan data lancar, dan proses pecetakannya juga lancar.

3 komentar:

CPU nya kl bisa sambat mesti sambat tuh pak qiqiqiqi

Sepertinya lagu lama Pak Guru ... Menurutku jawabannya tetap satu. KURANG PROFESIONAL

Ya namanya juga butuh kritik dan saran, silahkan mengkritik dengan niatan membangun..hehe

Post a Comment

Etika Berkomentar di blog ini adalah:
1. No Spam
2. No Pornografi
3. No Gambling
4. Jangan menuliskan alamat url anda di dalam teks komentar

Mohon maaf apabila komentar anda tidak kami tampilkan atau kami hapus karena tidak sesuai dengan peraturan yang kami buat!.terima kasih atas kunjuangannya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More