Friday, September 28, 2012

Tips Menghindari Penipuan Toko Online

Gb:ekonomi.kompasiana.com
Kabupaten Magetan - Hari ini sobat karibku di Magetan telah tertipu di dunia maya,  untuk itu saya memposting Tips menghindari penipuan toko online ini bertujuan agar pengalaman seperti ini tidak terjadi juga kepada sobat-sobat pembaca semuanya. 

Nah berikut ini adalah beberapa Tips dari kabupaten magetan.com yang bisa kamu gunakan untuk menghindari penipuan berkedok  toko online di duniamaya.

Secara garis besarnya toko online terbagi menjadi 2 macam, yaitu:
  1. Toko online dengan hosting sendiri (berformat dot com dsb..)
  2. Toko online dengan hosting gratisan (seringkali di blogspot atau multiply) atau nebeng di situs jejaring sosial (Facebook dan Twitter)
A. Tips menghindari penipuan toko online dengan format (.com) adalah:



1. Jangan mudah tergiur harga murah
Sebagian besar kesuksesan kasus penipuan toko online menggunakan taktik memasang harga super murah yang tidak masuk akal sehat. Misalnya barang yang dijual harganya 50% lebih murah dari harga normal, kamu perlu waspada dan sebaiknya mulai melakukan investigasi lebih lanjut.
2. Selidiki profil perusahaan/pengelola toko online
Bacalah  profil  si pemilik toko on line tersebut , yang biasanya ditulis di halaman ‘about us’ atau ‘tentang kami’. Ada banyak variasi kata yang biasa dipakai untuk menamakan halaman ini misalnya ‘profil pemilik’, ‘pemilik toko’, dll. Intinya, pertama-tama kamu harus mencari dan membaca halaman dimana ada penjelasan mengenai siapa di balik toko online tersebut.
Apabila sudah di temukan sebuah nama, lalu copy nama pemilik situsnya di Google kemudian lihat apa saja informasi yang kamu dapatkan dari nama tersebut. Salah satu barometer positif adalah adanya akun Facebook ataupun Twitter dengan jumlah teman/follower yang relatif banyak. Cobalah untuk menjadi temannya terlebih dahulu untuk mengamati apakah ada keluhan konsumen tentang indikasi penipuan yang dilakukan si pemilik situs.
3. Selidiki nama toko
Langkah selanjutnya adalah kamu perlu menyelidiki apakah ada data di Google tentang kasus penipuan yang dilakukan oleh toko online tersebut, caranya ketikkan nama tokonya mislanya : toko X,  maka : buka Google, ketik di kolom pencarian: toko X penipu.
Dengan format pencarian seperti itu kamu bisa melihat apakah ada riwayat penipuan di toko X tadi.
Format-format pencarian lain yang bisa kamu pakai antara lain:

X penipuan

Hati-hati X
dan lain sebagainya
Namun perlu di ingat bahwa hasil pencarian Google tidak selalu mengarah tepat sesuai informasi yang kamu butuhkan, jadi pastikan kamu membaca baik-baik setiap hasil pencarian yang kamu dapat.
5. Cek siapa sebenarnya pemilik domain
Nah sekarang kita masuk ke bagian yang paling penting yaitu mengecek siapa pemilik domain toko X tadi. Caranya dengan menggunakan fasilitas dari kedua situs ini:http://whois.domaintools.com dan http://whois.net.

Masukkan alamat website toko X tadi di kolom yang disediakan di kedua situs tadi dan  ting tong….. Siapa nama pemilik domain pun terlihat jelas. Lihat di bagian registrat whois, siapa pemilik domain toko tersebut dan lakukan penyelidikan kembali dengan menggunakan data yang tersedia.
Dan bila ternyata data registrat whois tidak terlihat, itu artinya si pemilik melakukan proteksi alias menyembunyikan identitasnya. Waspadailah situs yang menyembunyikan identitasnya. Ini salah satu gejala adanya sesuatu yang tidak beres.
Sebagai tambahan , untuk menyembunyikan identitasnya, pemilik domain dikenakan biaya khusus di tempat dia membeli nama domain. Jadi, proses menyembunyikan identitas di internet tidak pernah terjadi di luar kesengajaan. Menggunakan kedua situs yang saya sebutkan di atas adalah salah satu langkah paling efektif dalam cara menghindari penipuan toko online.

A. Tips menghindari penipuan toko online di Hosting Gratisan dan Jejaring Sosial

Untuk toko online yang tidak memiliki alamat website dengan format dot com, maka agak sulit melacak siapa pemilik toko secara detail.

Tapi tetap ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengenali toko online gadungan di hosting gratisan dan jejaring sosial ini. Antara lain:

1. Barang yang ditawarkan sangat sangat sangat jauh lebih murah dibanding harga normal

Ini seperti yang sudah kabupatenmagetan.com jelaskan sebelumnya, harga sangat miring seringkali digunakan para penipu online. Saran kabupatenmagetan.com , bila harga barang yang ditawarkan 30%-40% lebih murah dari harga resmi, harap waspada. Dan bila harga barang 50% - 70% lebih murah dari harga resmi, segera tinggalkan saja toko itu!
2. Tidak menyertakan data resi pengiriman
Sebagian toko online tidak berani memasukkan data resi pengiriman dengan alasan keamanan data konsumen, di sinilah para penipu itu memanfaatkan situasi. Jadi saran kabupatenmagetan.com, prioritaskan toko online yang mencantumkan resi pengirimannya. Jangan lupa cek kebenaran resi itu lewat jasa pengiriman yang mereka gunakan.

3. Amati testimoni dan keluhan pelanggan
Keuntungan dari berbelanja online lewat jejaring sosial adalah kamu bisa dengan mudah menanyakan langsung ke beberapa pelanggan mereka sebelumnya tentang pengalaman mereka berbelanja di toko online tersebut.
4. Tanyakan nama dan alamat pemilik toko
Silahkan tanya nama dan alamat pemilik toko, lalu kamu bisa mengecek langsung data-datanya di Google. Bila tidak ditemukan data yang akurat, maka kamu pantas untuk waspada.
5. Tidak mengizinkan komentar di wall (Khusus di Facebook)
Saran kabupatenmagetan.com, bila anda bertemu toko online di Facebook yang tidak bisa ditulisi komentar, langsung saja cuekin!

Mohon maaf bila ada pemilik toko online di Facebook yang melakukan praktik ini namun benar-benar berdagang secara jujur. Bukan maksud kabupatenmagetan.com untuk memprovokasi konsumen, tapi ada baiknya tulisan ini dijadikan referensi sebagai bahan introspeksi bisnis. Karena tanpa adanya fasilitas komentar di wall facebook, justru akan mengurangi kredibilitas toko anda sendiri.

Bagi toko yang cuma mengandalkan blogspot, Multiply atau Facebook, menurut kabupatenmagetan.com  data resi pengiriman sangat penting untuk ditampilkan, karena ini untuk memudahkan calon pembeli melihat langsung aktifitas jual beli yang terjadi dan juga bisa digunakan untuk mengecek di mana keberadaan toko online tersebut.

Testimoni positif dan keluhan dari para pelanggan tentunya bisa kita pantau toko online yang bermain di jejaring sosial. Janganlah anda terburu-buru tergiur dengan foto barang yang bagus bahkan harga yang miring kadang tidak wajar karena terlalu murah, dan gunakan waktu yang cukup banyak untuk membaca komentar-komentar pembeli yang ada di akun toko online tersebut.

Dengan mengetahui nama dan alamat pemilik toko, kamu bisa mengecek langsung data-datanya di Google. Bila tidak ditemukan data yang akurat, maka kamu pantas untuk waspada.

menurut kabupatenmagetan.com, kenapa mereka mematikan fungsi komentar di wall dan photos mereka dan hanya membolehkan komunikasi melalui message, karena ini akan bisa membuat mereka bertahan lebih lama karena para calon konsumen tidak bisa saling bertukar informasi.

Sekian semoga bermanfaat.

0 komentar:

Post a Comment

Etika Berkomentar di blog ini adalah:
1. No Spam
2. No Pornografi
3. No Gambling
4. Jangan menuliskan alamat url anda di dalam teks komentar

Mohon maaf apabila komentar anda tidak kami tampilkan atau kami hapus karena tidak sesuai dengan peraturan yang kami buat!.terima kasih atas kunjuangannya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More