Saturday, October 6, 2012

Nama-nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Takeran Magetan

Kabupaten magetan | Catatan  Magetan kali ini adalah tentang nama-Nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Takeran di Kota/Kabupaten Magetan .Takeran adalah sebuah nama kecamatan di Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan ini dulu dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan Islam di wilayah itu. Hal ini ditandai dengan kehadiran pesantren yang dikenal dengan Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM), yang dirintis oleh seorang keturunan salah satu pengikut Pangeran Diponegoro yang melarikan diri ke timur. Dia adalah Kyai Hasan Ulama kurang lebih pada tahun 1880 dan menamainya dengan nama Pondok Takeran. 


Perkembangan selanjutnya Pondok Takeran di lanjutkan oleh Kiai Imam Muttaqien pada era 1948-an. Kiai Imam Muttaqien ini menjadi korban keganasan gerakan Partai Komunis Indonesia yang kala itu punya basis massa kuat di wilayah Kabupaten Madiun dan Magetan.

Kemudian di lanjutkan KH. Mohammad Umar bin Hasan Ulama, KH. Abu Syukhur Salim dan KH. Imam Arwahun, serta KH. Imam Mursyid Muttaqien bin Imam Muttaqien (hingga 1943). Tanggal 16 September 1943, di masa KH. Imam Mursyid Muttaqien, nama Pondok Takeran berganti menjadi Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM). Berbarengan dengan itu didirikan pula cabang-cabang madrasah PSM hingga ke seluruh wilayah Magetan.Salah satu santrinya yang terkenal adalah K.H. Muchtar Syaiin yang mengembangkan pesantren ini sehingga memiliki sekolah modern seperti madrasah tsanawiyah, Sekolah Menengah Atas Panca Bhakti, sekolah luar biasa, sekolah menengah khusus.

Seperti pola kepemimpinan kebanyakan pesantren, Sabilil Muttaqien dalam perjalanannya pun berganti-ganti dipegang oleh keturunan langsung dari pendirinya. Ada nama-nama seperti KH. Imam Muttaqien (1900-an), KH. Mohammad Umar bin Hasan Ulama, KH. Abu Syukhur Salim dan KH. Imam Arwahun, serta KH. Imam Mursyid Muttaqien bin Imam Muttaqien (hingga 1943). Tanggal 16 September 1943, di masa KH. Imam Mursyid Muttaqien, nama Pondok Takeran berganti menjadi Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM). Berbarengan dengan itu didirikan pula cabang-cabang madrasah PSM hingga ke seluruh wilayah Magetan.

Dalam lingkungan PSM seluas 5 hektare terdapat beberapa fasilitas masjid dan musholla, lokal asrama santri, lokal belajar (Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah), serta beberapa sarana penunjang seperti aula, workshop dan fasilitas olah raga. Santri yang belajar dikategorikan dalam 4 jenis, yaitu santri kalong, mukim dan Ikatan Warga Pelajar/IWP (seluruh pelajar Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah) PSM serta Pemuda PSM (santri yang bertempat tinggal di sekitar PSM).

Tahun 1977, PSM pernah memelopori aksi transmigrasi warga pesantren, yang disebut dengan istilah "Jebol Pesantren." Setiap rombongan transmigran (tahun 1977-1980 berhasil memberangkatkan 354 KK) selalu terdapat unsur kyai, pamong dan guru. Karena inisiatifnya itu, PSM mendapat penghargaan "Kalpataru" tahun 1986 dari pemerintah.

Salah seorang santri di pesantren PSM Takeran ini kemudian melahirkan tokoh pers nasional yakni Dahlan Iskan, bos Jawa Pos Group. Dahlan adalah penduduk kelahiran kelurahan Takeran.


Adapun  Nama-Nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Takeran di Kota/Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur adalah  :
  1. Kelurahan/Desa Duyung (Kodepos : 63383)
  2. Kelurahan/Desa Jomblang (Kodepos : 63383)
  3. Kelurahan/Desa Kepuhrejo (Kodepos : 63383)
  4. Kelurahan/Desa Kerang (Kodepos : 63383)
  5. Kelurahan/Desa Kerik (Kodepos : 63383)
  6. Kelurahan/Desa Kiringan (Kodepos : 63383)
  7. Kelurahan/Desa Kuwonharjo (Kodepos : 63383)
  8. Kelurahan/Desa Madigondo (Kodepos : 63383)
  9. Kelurahan/Desa Sawojajar (Kodepos : 63383)
  10. Kelurahan/Desa Takeran (Kodepos : 63383)
  11. Kelurahan/Desa Tawangrejo (Kodepos : 63383)
  12. Kelurahan/Desa Waduk (Kodepos : 63383)

1 komentar:

aku sangat kagum sekali dengan pemerintahan daerah di pondok takeran dengan pimpinannya para ulama-ulama besarnya..

Post a Comment

Etika Berkomentar di blog ini adalah:
1. No Spam
2. No Pornografi
3. No Gambling
4. Jangan menuliskan alamat url anda di dalam teks komentar

Mohon maaf apabila komentar anda tidak kami tampilkan atau kami hapus karena tidak sesuai dengan peraturan yang kami buat!.terima kasih atas kunjuangannya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More