Saturday, January 19, 2013

Asal Usul desa Belotan Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan

Go to Magetan| Asal Usul desa Belotan Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan. Bendo pada jaman dahulu ada orang yang sakti dan pandai, namun mereka tidak pernah akur serta rukun.

Mereka saling mencemooh dan mengejek seperti anak kecil, karena mengandalkan kesaktian dan kepandaiannya masing-masing. Tempat tinggal mereka berdekatan, maka tah herang apabila sering terjadi perselisihan dan perang  utuk memperebutkan daerah kekuasaan yang lebih luas.Dalam perselisihan mereka menggunakan kesaktian yang berupa guna-guan, aji-ajian atau ilmu-ilmu tinggi yang lainnya

Pada waktu itu desa yang sekarang di sebut Belotan di serang oleh warga desa Genengan, dan perselisihanpun terjadi beberapa hari. Semula haya sebatas perang mulut yaitu dengan saling mengolok-olok, debat mendebat, caci dan memaki. Untuk selanjutnya suasana menjadi semakin panas karena saling tersinggung dan pada ahirnya perlawanan fisikpun terjadi.


Suatu ketika penyerang dari genengan merasa lapar dan haus. Mereka beristirahat di suatu tempat di daerah desa mbelotan. Sambil beristirahat mereka menyusun siasat dan kekuatan bala bantuan (jw.Bolo) agar mendapat kemenangan. Maka daerah tersebut dinamakan Bolo. Disebut Bolo karena di tempat tersebut adalah sebagai tempat beristirahan tentara atau bala tentara dari Genengan (jw.Bolo).

Namun di dalam peperangan ini banyak prajurit dari Genengan terluka dan mereka di obati dengan empon-empon kunir (Kunyit yang di tumbuk halus) yang di tempelkan pada bagian yang terluka, sehingga pra prajurit Genengan yang terluka cepat sembuh. Adapun tempat dimana prajurit Genengan terluka tersebut sekarang dinamakan Sentono Kuniran.

Bala penyerang yang lain masih terus mengadakan perlawanan, walaupun kekuatannya sudah banyak berkurang karena terluka dan pada ahirnya penyerang dari Genengan itu kalah perang di karenakan kalah jumlah dan banyak yang tertangkap menjadi tawanan.

Para penyerang dari Genengan tersebut tertangkap dikarenakan mereka tidak bisa lari yang di sebabkan terjerat oleh tanaman yang bernama Cung-Cung Belut. Cung-cung Belut adalah tanaman yang batangnya kecil, kuat dan merayap. Karena banyaknya tanaman Cung-Cung Belut  yang ada di tempat tersebut, maka daerah tersebut di namakan BELUTAN, yang ahirnya berubah sebutan menjadi BELOTAN, yaitu desa Belotan sekarang ini.



7 komentar:

sebuah sejarah lagi disajikan di web berkarisma ini, cerita seperti ini seyogyanya disampaikan pada murid SD dan anak muda lainnya didesa tersebut, agar jadi motivasi agar mereka lebih mencintai desanya sehingga kelak tidak terdorong untuk jadi urban, tapi bisa menggali potensi yang ada didesa.
salam sehat dan sukses selalu kang

Terima kasih atas suportnya, semoga bisa merampungkan asal usul desa di Magetan kang!

Sejarah'nya sangat menarik kawan.. :D

Tawuran antar desa atau wilayah tidak hanya terjadi saat ini saja dahulu kala sudah terjadi. Penyebabnya tentu berbagai macam. Kita tentu berharap hal ini tidak terjadi lagi. Masyarakat utamanya para pemudanya dapat hidup rukun dan saling menghargai. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Salam cemerlang.

Post a Comment

Etika Berkomentar di blog ini adalah:
1. No Spam
2. No Pornografi
3. No Gambling
4. Jangan menuliskan alamat url anda di dalam teks komentar

Mohon maaf apabila komentar anda tidak kami tampilkan atau kami hapus karena tidak sesuai dengan peraturan yang kami buat!.terima kasih atas kunjuangannya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More