Wednesday, February 13, 2013

Legenda asal usul desa Selotinatah Magetan

Go to Magetan | Asa usul desa di Magetan kali ini akan membahas Legenda Desa Selotinatah Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan.

Konon diceritakan ada seorang maling genthiri (Pencuri yang berbudi baik) bermukim di suatu tempat, di sebuah desa di sebelah timur gunung Lawu. Tak jauh dari rumah maling Genthiri ini ada sebuah rumah besar yang pemiliknya sanganlah kikir.

Maka pada suatu malam maling genthiri ini bermaksud untuk mencuri barang-barang milih orang kaya tersebut, yang rencana hasil dari pencurian itu akan di berikan kepada orang-orang yang kekurangan. Adapun rencana jitunya adalah maling genthiri akan membuat lubang dibawah tanah (jw. gangsir) dari rumahnya sampai menuju rumah orang kaya yang kikir itu.

Nah rencana itupun di laksanakan dan selesailah lobang bawah tanah tersebut, dan pada ahirnya berhasillah maling genthiri masuk kerumah orang kaya tersebut, dan maling genthiripun mengambil barang-barang milik orang kaya tersebut, dan diberikanlah hasil pencurian tersebut kepada orang-orang yang miskin.

Namun perbuatan maling genthiri ini diketahui orang kaya tersebut dan di kejarnya maling genthiri, dan tersudutkan di dukuh banjar. Karena tersudutkan maka maling Genthiri bersembunyi di balik batu (jw. selo) serta bersandar di batu. Dan anehnya punggung maling Genthiri itu seperti menempel erat dengan batu dan para pengejarnya tidak bisa membawa sang maling Genthiri karena punggungnya menempel dengan batu, maka mereka berencana untuk menusuknya dari depan.

Mengetahui para pengejarnya akan menusuk dari depan maka maling genthiri cepat-cepat berkata "Menusuk maling kok dari muka, menusuk pencuri itu dari belakang to! dan anehnya orang yang mau menusukpun tercengang dan menuruti perkatan sang maling genthiri. 

Orang yang akan menusuk itu berpikir sejenak dan akhirnya mempunya akal, yaitu mereka mengambil tatah  (alat untuk memecah batu) untuk menatah batu yang menempel di punggung sang maling Genthiri tersebut. Dan mulaialah mereka menatah batu tersebut dan akhirnya tembuslah batu tersebut. Namun ketika batu yang di tatah sudah tembus tepat di punggung maling Genthiri dan tinggal menusuknya, maling genthiri berkata Lagi : " Menusuk maling kok di siang hari, mestinya menusuk maling itu pada malam hari"!

Ahirnya orang yang akan menusuk maling genthiri itu merasa kalah akal dengan maling genthiri, kemudian orang yang akan menusuk itu mengajak maling Genthiri untuk berbicara di atas bukit, dan akhirnya maling Genthiri di bebaskan.

Maka daerah tempat orang menatah batu di punggung maling Gentiri tersebut di namakan SELOTINATAH. Selotinatah tersebut mengambil kata SELO (batu) dan di TATAH(alat memecah batu), Yaitu peristiwa di tatahnya batu yang ada di punggung maling Genthiri.

13 komentar:

lucunya orang2 yang mau menusuk maling malah nurut dengan perkataan maling,, hehehe.. tapi maling ini bagus juga,, mengambil barang dari orang yang kikir dan diberikan kepada orang yang fakir.. sejarah'nya bagus kawan.. :D

Ya itu mungkin lebih baik daripada yang korupsi untuk perutnya sendiri!

Aku sering dolan ke Selotinatah, dukuh Ngguwo. omahe Lek ku

Oh iya mas, dukuh ngguwo berarti ada banyak guanya ya di sana?...

Wah,,,,, Ustad.... Manteb ceritanya :D
Heheh I like it so much

Terima kasih atas kunjungan dan suportnya!

Lucu juga ya legenda nya gant...
ijin follow...

nyimak mas, asik kl baca kisah legenda
maling jadul sama maling sekarang beda jauh ya tujuannya :)
makasih sharenya

Tapi niat malingnya ya jangan ditiru ya!klo niat ngebantunya bolehlah di tiru!hahaha

Injeh ustad ;) Salam sehat selalu njeh

pak andik y ini???dl guru sma saya disma magetan y kan????apa kbar pak????lama tak jumpa....

Ya mas, semoga anda selalu di beri kesehatan dan kemudahan

Post a Comment

Etika Berkomentar di blog ini adalah:
1. No Spam
2. No Pornografi
3. No Gambling
4. Jangan menuliskan alamat url anda di dalam teks komentar

Mohon maaf apabila komentar anda tidak kami tampilkan atau kami hapus karena tidak sesuai dengan peraturan yang kami buat!.terima kasih atas kunjuangannya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More