Saturday, February 9, 2013

Pengadilan Negeri Magetan Rame Kaya Pasar ?!

Pengadilan Negeri Magetan Rame Kaya Pasar ?!Go to Magetan |  Postingan kali ini bercerita tentang Pengadilan Negeri Magetan Rame Kaya Pasar ?! Masih ingatkah dahulu kalau menyalakan lampu kendaraan bermotor roda dua di siang hari itu melanggar hukum? dan tentunya anda akan di kenai denda alias di tilang?

Nah sekarang ini berubah 180 derajat, karena kalau anda menyalakan lampu kendaraan bermotor roda dua di siang hari tentu anda malah akan di kenai denda alias di tilang oleh penegak hukum, di karenakan anda melanggar tata tertib lalulintas.

Kejadian ini menimpa ane, kisah ini berawal dari ketika ane berangkat kerja pada hari Rabu 23 Januari 2013 sekitar pukul 9 pagi hari. Biasanya ane berangkat kerja langsung ke tempat kerja ane, namun karena waktu itu ane badannya kurang sehat ane  mampir dahulu di apotik untuk membeli obat. 


Sebenarnya sejak dari rumah ane sudah menyalakan lampu sepeda motor, namun entah mengapa ane mematikan lampu sepeda motor  ketika ane parkir di depan apotik tersebut. Setelah selesai membeli obat yang di butuhkan ane langsung berangkat menuju tempat kerja.

Ketika sampai di sebelah barat bundaran selosari ane tiba-tiba di berhentikan polisi yang sedang melaksanakan tugasnya, lalu ane bertanya kenapa kok di berhentikan?! eeehhh ternyata lampu sepeda motor ane tidak menyala! hehe.
Surat Tilang Kendaraan Bermotor
Surat Tilang

Bertahun-tahun ane berusaha untuk tertib lalulintas dan membayar pajak, akhirnya melanggar juga semoga ini yang terahir ya! hehe.Lalu ane di beri surat tilang yang sidangnya tertanggal 31 Januari 2013.

Hari Kamis 31 Januari 2013 akhirnya datang juga dan Alhamdulillah Allah masih memberi umur panjang pada ane untuk menghadiri sidang perdana ane karena melanggar peraturan berlalu lintas yaitu tidak menyalakan lampu sepeda motor di siang hari.

Pengadilan Negeri Magetan
Kantor PN Magetan
Pukul 9 pagi ani sampai di Pengadilan Negeri Magetan yang beralamat di Jalan Karya Dharma no 10 Magetan. Wah ternyata tempat parkirnya sudah penuh, apa mungkin pengadilan negeri ini tempat parkir ya? pasalnya parkirannya penuh sesak dengan sepeda motor.

Pengadilan Negeri Magetan Rame Kaya Pasar ?!
Parkir Penuh
Langsung saja ane menuju lokasi tempat untuk sidang, wah ternyata sudah mulai sidangnya, waduh banyak sekali orang yang berjubal di depan maupun dalam tempat sidang tersebut!. Maklum baru pertama kali ini ane berkunjung di Pengadilan Negeri untuk sidang karena melanggar tertib lalulintas, ane bertanya kepada petugas recepsionis gimana caranya sidang itu? ia menjawab "Silahkan menunggu panggilan mas, nanti namanya akan di panggil!

Kuputuskan untuk mencari tempat duduk untuk menanti panggilan sidang, mataku melihat kesegala penjuru arah mata angin dan hasilnya tidak ada tempat yang kosong! semuanya penuh sesak dengan manusia yang sedang antri menunggu namanya di panggil untuk sidang!

Pengadilan Negeri Magetan Rame Kaya Pasar ?!
Lorong, Teras Penuh Sesak
Waduh kok rame begini ya? mau duduk saja kok susah, sedangkan badan ini masih belum sembuh benar! mau bernafas saja susah! mau melihat kedalam tempat sidang saja susahnya bukan main karena terhalang oleh orang yang berdiri dan berlalu lalang!. Seingat saya yang penuh sesak berjubal orangnya itu pasar sayur dan pasar baru magetan saja, eh ternyata di sini juga sama!.

Pengadilan Negeri Magetan Rame Kaya Pasar ?!
Lorong, Tangga Penuh Sesak
Di  lorong penuh dengan manusia, di teras penuh sesak dengan manusia, dan di mana-mana penuh sesak juga dengan manusia. waduh kok bisa begini ya? ane tanya petugas yang sedang lewat mondar mandir di depan ane, emang petugas tersebut bertugas untuk mengantarkan hasil sidang ke loket pembayaran dan kebetulan ane berdiri di rute perjalanan petugas itu! menurut pengakuannya bahwa yang sidang karena pelanggaran di hari itu jumlahnya hampir seribu orang! waduh ane tercengang jadinya!! kok banyak ya?

Pengadilan Negeri Magetan Rame Kaya Pasar ?!
Ruang Tunggu Sidang
Setelah menunggu lama akhirnya nama ane di panggil sekitar pukul 12.30 WIB. Mendengar nama ane di panggil , anepun harus buru-buru  masuk kedalam, karena kalau tidak segera masuk nanti harus antri lagi di sidang berikutnya di hari itu juga! wah bisa lama lagi nanti sidangnya?! dengan tenaga yang masih tersisa ane berusaha menyibak kerumunan orang yang sedang berjubal di depan pintu ruangan sidang. Akhirnya berhasil juga ane masuk kedalam dan langsung menyerahkan surat tilang yang di berikan oleh Petugas tilang waktu lalu dan selanjutnya ane di persilahkan untuk duduk di korsi pesakitan untuk menunggu keputusan dari hakim.

Pengadilan Negeri Magetan Rame Kaya Pasar ?!
Hakim Sedang Memutuskan Denda
Dengan berdebar-debar ane menunggu keputusan dari hakim tentang kasus ane yaitu melanggar tata tertib lalulintas yaitu tidak menyalakan lampu sepeda motor di siang hari. Akhirnya hakimpun bersuara; " Denda anda 25 ribu rupiah!" Alhamdulillah pak hakim anda baik sekali karena hari itu ane memang sedang kesulitan dalam ekonomi.

Pesan untuk anda jangan lupa Taatilah tata tertib Lalulintas, dan jangan lupa untuk membayar pajak, serta hati-hatilah dalam berkendara

13 komentar:

Itu lumayan murah mas dendanya, dari pada bayar di tempat bisa mencapai 50 ribuan.

Wah mungkin kasihan lihat tampangku yang melas ya?hehe

lebih murah ya dari pada langsung byar ditempat tilang...hehehehe
Perbedaan slip tilang warnna merah n biru ap ya???sya pernah bca klau surat tilang warna biru itu kita tdk perlu sidang tapi langsung byar denda di atm atau bank dan dendanya pun g lbih dari 50 rbu.

Kayaknya emang lebih murah sidang kok mas?, klo gak enaknya pada sidang adalah antri dan berjubel! klo perbedaan warna kayaknya seperti yang anda baca itu penjelasannya!

belum pernah kebayang sebelumnya kalau sidang di pengadilan sampai ramai begitu.

Wah sama mas, gak kebayang juga di pikiran untuk berjubal antri di pengadilan

Iya suasananya rame banget kayak pasar.
Sangat inspiratif mas agar kita (trutama saya) untuk berhati-hati, walau cuma 25 rb rp
TQ

Kami jadi teringat dengan motto suatu instansi yang berbunyi 'Disiplin itu Indah'. Betul sekali disiplin itu indah. Motto ini harus terus dikampanyekan setiap saat. Disamping itu penegakan hukum perlu sekali dilakukan. Pengalaman ini menjadi hal yang 'mengesankan' dan tidak terlupakan.

Memang terkadang kita 'lupa' termasuk saya ketika beberapa tahun lalu ke Surakarta. Saat itu ada 'operasi' di Jurug Solo dan saya termasuk yang diberhentikan. Ketika membuka dompet ternyata SIM saya ketinggalan di rumah. Saya 'agak panik'. Namun ketika saya tunggu beberapa menit saya tidak 'diperiksa' akhirnya saya meneruskan perjalanan.

Tentu semua warga akan berusaha mentaati peraturan lalu lintas termasuk menyalakan lampu utama di siang hari bagi R 2 baik di jalan protokol, jalan desa, jalan sepi, ada pak polisi atau tidak ada pak polisi. Disiplin itu Indah.

Ya inginnya sih menjadi warga yang patuh dan taat pada peraturan, namun karena kita adalah manusia biasa tentu kadang kala kita juga khilaf to?!, maafin ane Indonesia! Dan salam sehat untuk anda!

Selamat anda masih diberi nasib baik tentunya,dan sepakat tentang tertib, tertib dan disiplin adalah tanda kita beriman kepada Allah, dan tentunya tidak ada tempat yang tidak di ketahui oleh Allah!, maka berdisiplinlah dimana saja!

Hidup Itu Indah ya Pak. . . ^_^

Betul tul tul, hidup itu memang indah ^_^ :)

Post a Comment

Etika Berkomentar di blog ini adalah:
1. No Spam
2. No Pornografi
3. No Gambling
4. Jangan menuliskan alamat url anda di dalam teks komentar

Mohon maaf apabila komentar anda tidak kami tampilkan atau kami hapus karena tidak sesuai dengan peraturan yang kami buat!.terima kasih atas kunjuangannya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More